Kamis, 04 April 2024

Rahasia Sukses Menanam Cabai Rawit Bagi Pemula

Rahasia Sukses Tanam Cabai Rawit Bagi Pemula

Ryn Farm | Urban Gardening


Bagi sobat Ryn Farm yang hobi berkebun, pasti kalian ga asing lagi sama tanaman cabai rawit. Tanaman ini  termasuk salah satu kebutuhan yang paling banyak dicari oleh masyarakat. 


 

Namun, Kendala harga cabai rawit yang tidak pernah konsisten membuat sebagian orang untuk menanam sendiri dirumah. 


Penanaman cabai rawit tidak semudah yang dibayangkan, jika tanpa perawatan yang tepat, akan bisa mengundang hama dan penyakit, seperti daun kerting, penyakit bulai, hingga munculnya jamur pada batang. Beberapa hama juga menyerang dan menyebabkan kerusakan yang bervariasi.

Baca Juga : Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Batang Pisang


Apakah kalian tau kalau menanam cabai itu tidak sesulit apa yang dibayangkan. Kalian dapat menanam cabai rawit dengan hasil pertumbuhan yang baik asalkan langkah-langkah penanaman terlaksana dengan tepat. Ini dia rahasia  menanam cabai rawit bagi pemula, sebagai berikut:


1. Siapkan benih cabai rawit


Langkah awal keberhasilan menanam adalah penggunaan benih yang berkualitas. Jika hanya untuk penanaman skala kecil, kalian dapat menggunakan biji yang berada di dalam buah cabai rawit. Pilih buah cabai yang masih segar untuk diambil bijinya, kemudian kupas buah cabai rawitnya dan ambil bijinya. 

 


2. Penyemain benih


Sebelum proses penyemaian, sebaiknya benih dilakukan pemeraman. Proses ini bisa dilakukan dengan cara membasahi atau merendam benih pada kain dengan air hangat (berkisar 35 – 50 C) selama satu hari. Tujuannya untuk mempercepat proses keluarnya radikula atau bakal akar.

Baca Juga :Cara Buat Pupuk Pelebat Buah Tanaman Cabai

Sobat Ryn farm perlu juga menyiapkan media semai, kalian bisa menggunakan tanah yang subur atau media rokcwool. kedua media bahan tersebut sama-sama mampu membantu pertumbuhan hasil semai, 


Selama prose semai, pastikan media tanam lembab, jangan sampai menyiram dengan jumlah air banyak atau sampai menggenang. Tempatkan tanaman semai pada kondisi yang teduh. Proses penyemaian benih cabai rawit membutuhkan waktu sekitar 25 Hari Setelah Semai (HSS).


3. Penanaman


Penanaman merupakan proses pemindahan bibit hasil dari semai ke tempat yang lebih luas, proses ini juga disebut transplanting tanaman. Bibit yang sudah siap ditransplanting setidaknya harus memiliki 4-5 helai daun.


Jika melakukan penanaman dalam skala kecil, kalian bisa menggunakan Pot atau Polybag. Penggunaan pot atau polybag disarankan yang mempunyai ukuran diameter  30×30cm atau lebih besar. 

Baca Juga : Cara Buat Pupuk Pelebat Buah Tanaman Cabai

Komponen terpenting dalam penanaman yaitu media tanam, komposisi media tanam ini berbeda dengan komposisi saat masa semai. Bahan media tanam bisa menggunakan campuran antara tanah, pupuk organik (kompos), dan sekam bakar, Rasio perbandingan campuran secara berurutan yaitu 2:1:1.


Setelah sobat Ryn farm membuat media tanam, selanjutnya masukkan kedalam wadah pot atau polybag yang sudah kalian siapkan. Pastikan media tanam isinya terpenuhi sesusi kapasitas wadah tersebut.


Tanam 1 biibt cabai rawit dalam satu lubang penanaman. Perhatikan juga jarak antar kedua tanaman jangan terlalu dekat, karena jarak tanam dapat mempengaruhi proses pertumbuhan tanaman.


4. Perawatan


Perawatan termasuk salah satu tahap pokok dalam penanaman. Proses perawatan juga menentukan baik atau buruknya dalam sebuah penanaman. Oleh karena itu, tanaman cabai perlu perawatan secara intensif agar mendapatkan pertumbuhan yang maksimal.


Penyiraman merupakan langkah wajib dalam perawatan tanaman. Kalian dapat menyiram tanaman setiap 2 kali sehari. Media penyiraman dapat menggunakan air bersih atau juga air bekas cucian beras, karena kandungnya dapat membantu proses pertumbuhan tanaman


Supaya tanaman sehat kamu perlu memberi nutrisi dalam bentuk pupuk. Jika penanaman dalam skala kecil atau rumah tangga, lebih dianjurkan menggunakan pupuk organik. Selain lebih murah, penggunaan pupuk organik juga lebih ramah lingkungan. Pemberian pupuk dapat dilakukan selama 1minggu sekali.

Baca Juga : CARA BUAT PUPUK UREA DARI DAUN LAMTORO

Perlu Sobat Ryn farm tau, tanaman lebat belum tentu bertanda baik. Tanaman cabai yang terlalu rimbun dapat memperlambat tumbuhnya buah. Cara yang harus dilakukan yaitu melakukan pemangkasan, cukup potong bagian atas daun agar dapat muncul batang samping. Pertumbuhan batang samping dapat mempengaruhi jumlah buah yang tumbuh.


5. Panen


Tahap yang paling berbahagia adalah panen. Tahap ini paling ditunggu setelah perjuangan kita menanam dan merawat tanaman. Tanaman cabai dapat dipanen setalah berumur 70 – 90 hari setelah tanam (HST). Cabai rawit yang siap panen mempunyai ciri berwarna merah.   


Demikian ulasan mengenai Rahasia Sukses Menanam Cabai Rawit Bagi Pemula, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk Anda.

Ingat berkebun ingat Ryn Farm 😁

Selamat berkebun .

Tidak ada komentar:

Postingan Unggulan

Cara Semai Seledri yang Benar agar Cepat Tumbuh

Cara Semai Seledri yang Benar agar Cepat Tumbuh Gambar : Ryn Farm  | Urban Gardening Seledri termasuk jenis tanaman yang biasa tumbuh di dat...

Postingan Populer